Rindu yang sama


Bersama senja bermain dengan rindu
Diselimuti kabut dalam dekapan
Terasa sakit menusuk
Senja telah pergi, namun rindu tetap tinggal
Bersama pagi melewati malam
Sungguh terasa semakin sakit dan sesak
Rindu begitu setia menemani hari
Tinggal dalam hati paling dalam

Rindu, sampai kapan aku menunggu?
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Travelling 1 : Telaga Warna


7 November 2014

Baru sempet posting petualangan pertama gue bareng sama manda, sahabat gue ke Telaga Warna. Jadi ceritanya ini udah kita rencanain jauh jauh hari, tapi karna gue dan manda sok sibuk jadi gak nemu waktu yang pas. Hingga akhirnya datanglah 7 November 2014.

Kita bener bener gak tau jalan dan gatau arah. Dengan modal nekad dan internet kita pun berangkat dengan menggunakan angkutan umum. Lokasi kita di daerah Lenteng Agung jadi kita harus ke bogor dulu. Dengan kereta Commuter Line kita tiba di stasiun bogor kira kira jam 13.30. Menurut orang orang yang pernah ke telaga warna, dari bogor kita naik angkutan No 02 warna ijo, turun di daerah yang ada angkutan menuju cisarua (gatau nama daerahnya). Terus kita naik angkutan jurusan cisarua.

Rasa seneng dan gembira tergambar jelas di wajah kita waktu baru naik angkutan jurusan cisarua. Semangat banget buat ke telaga warna, menyaksikan sendiri keindahan yang Allah ciptakan. Perjalanan dengan angkot yang satu ini terbilang jauuuuuh. Semakin kesana semakin semangat. Dan akhirnya semangat kita surut karena jalanan macet, apalagi karna waktu yang kita punya tak banyak.  Semakin dekat dengan lokasi kami justru bingung, bingung memikirkan pulang. Ya karna di kedua arah macet total, terlebih lagi kami adalah anak rumahan yang gak boleh pulang malem (re: gue).

Dari perjalanan dengan angkot tersebut kita turun di pasar cisarua (sekali lagi, ini kata internet). Dari pasar cisarua kita nyambung lagi angkutan menuju cipanas. Angkutan yang satu ini agak beda, karena ini tuh bisa di bilang minibus dan warnanya putih. Botol kecap udah kita lewatin, rindu alam udah kita lewatin tapi telaga warna masih entah ada dimana. Dan akhirnya kita sampai di lokasi pukul 16.15.

Lokasi sendiri kira kira berada di belakan masjid At Taawun, pas belokan ke kanan ada plang TELAGA WARNA, tapi plangnya terbilang kecil. Kalo dari sini mobil pribadi gak bisa masuk, jalannya Cuma bisa di lalui oleh pejalan kaki dan sepeda motor. Untuk pejalan kaki kaya kita si, jalan ke telaga warna terbilang dekat, karena sepanjang jalan kalian akan di suguhi hamparan kebun teh.

Jalan setapak menuju telaga warna



Manda
Hamparan kebun teh selama perjalanan ke telaga warna


Pintu masuk Telaga Warna
Gue
Rakit yang di sewakan untuk mengelilingi telaga
Gue (Kiri), Manda (kanan)

Sayangnya sampai sana udah sore jadi kita gak bisa ke atas. Agak kecewa sih karna yang gue liat Cuma aer dikelilingin pohon.udah. beneran udah, karna lo gak bisa kemana mana lagi Cuma disitu doang.

Buat yang mau liburan pake piknik piknikan tempat ini not recommended. Soalnya disini tempatnya ya gitu aja. Dan yang paling penting disini tuh banyak banget monyrt liarnya. Kebayang dong kalo lu piknik di sini bakal kaya gimana. Tapi buat lo yang butuh santai, ketenangan, lapas penat dari hiruk pikuk ibukota si ini tempat emang patut banget di kunjungi.

Pukul 17.00 kita pulang. Udah pasrah aja deh mau sampe rumah jam berapa pun. Dan bener aja, arah pulang ternyata masih macet. Karna gue ga bisa diem selama di minibus alhasil dapatlah informasi dari si akang kalo ternyata bisa hanya naik minibus trus nyambung yang ke stasiun tanpa harus naik angkot yang ke pasar cisarua. Jalan juga jadi lebih cepat karna minibus ini lewat tol. Akhirnya kita turun di baranang siang dan nyambung naik angkot ke stasiun. Fhuiiih jam 19.15 an kita udah di stasiun, legaaaa rasaya. Kalo kita naik angkot cisarua mungkin kita belum sampe stasiun jam segitu.

Pengalaman yang amat sangat mengesankan. Next kita bakal jalan jalan lagi. tunggu postingan selanjutnya.

Cat :
Sebaiknya kalo mau ke telaga warna naik kendaraan umum kalian naik kereta turun stasiun bogor. kemudian naik angkot 03 (kalo gak salah) ke baranang siang dan nak minibus warna putih. sebelum naik angkot ada baiknya kalian bertanya dahulu dan jangan lupa berdoa men. hhe :)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Copyright 2009 Si Item Kecil
Free WordPress Themes designed by EZwpthemes
Converted by Theme Craft
Powered by Free Website Templates
Free Website templateswww.seodesign.usFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver