Belasan Terakhir
Belasan terakhir dalam hidupku diawali 24 November 2014. Dihari itu aku keluar dari zona nyamanku, tentu suatu hal yang tak mudah untuk dilakukan. Di awal ini amat sangat berat dan menyebalkan. Sempat berfikir "apakah dalam belasan terakhir pun selalu sama dengan belasan belasan sebelumnya?". Meski berat aku tetap melangkah.
Dan hari kemarin adalah hari yang berkesan, adalah kado terindah dari seorang sahabat. Meski amat sangat telat tapi ini akan menjadi motivasi terbesarku, semoga. Sungguh sulit dijelaskan dengan kata kata kejadian di hari kemarin. Bete, bingung, panik, capek, kebayar sama senengnya. Nyatanya sebuah proses sulit untuk menghianati hasilnya.
Sampai sejauh ini belasan terakhirku terasa berkesan, setiap tahun pasti berkesan sebenarnya. Tapi belasan terakhirku, aku awali dengan keberanian. Membuat rencana untuk melawan musuh dalam diri, mewujudkan mimpi satu per satu, dengan dan atau tanpa orang lain. Masih banyak yang belum terselesaikan, semoga segera.
Read Users' Comments (0)






